Selasa, September 29, 2026

Inheritors Keracunan Thrash Metal di “Intoksikasi”


Inheritors kembali dengan “Intoksikasi”, single terbaru yang resmi dirilis pada Sabtu, 26 September 2026. Mengusung crossover thrash metal yang cepat dan agresif, lagu ini juga menjadi rilisan berbahasa Indonesia pertama Inheritors setelah lebih dari satu dekade berkarya dengan dua mini album dan sejumlah single yang mayoritas menggunakan bahasa Inggris. Bersamaan dengan perilisan digitalnya, video klip “Intoksikasi” kini tersedia di YouTube resmi Inheritors.

“Intoksikasi” berawal dari riff Patrick yang cepat, padat, dan no mercy. Bagi Dion, riff tersebut terasa seperti racun yang membuat ketagihan, hingga berkembang menjadi konsep utama lagu: thrash metal sebagai candu. Bukan hanya musik keras, tetapi gateway yang membawa Inheritors semakin dalam ke kultur musik ekstrem.


Di balik agresivitasnya, lagu ini juga membawa semangat perlawanan khas thrash metal. Lirik seperti “Tiap ketukan bagai peluru mati / Menusuk sistem yang berpura peduli” menggambarkan kritik terhadap penguasa dan kondisi sosial yang dianggap bermasalah. Namun bagi Inheritors, kemarahan tersebut tidak harus berakhir dalam keheningan. Ia dilepaskan melalui “moshpit terapi”, ruang untuk bersenang-senang sekaligus melepaskan tekanan.


Keputusan menggunakan bahasa Indonesia menjadi eksperimen penting bagi band. Dion menyebutnya sebagai cara agar lirik terasa lebih “ngena” dan memungkinkan pendengar ikut bernyanyi saat live, sementara Patrick melihatnya sebagai alternatif terhadap dominasi bahasa Inggris dalam kultur thrash metal. Bagi Obed, ini juga menjadi momen ketika Inheritors menyadari bahwa setelah lebih dari 10 tahun berkarya, mereka belum pernah memiliki satu lagu berbahasa Indonesia.


“Intoksikasi” lahir melalui proses yang natural. Salah satu bagian yang paling banyak dieksplorasi adalah breakdown di penghujung lagu, termasuk isian vokal per breakdown “Intoksikasi” dan “Hu!” yang dirancang untuk menghasilkan momen moshpit yang lebih kuat.


“Intoksikasi” menjadi bagian dari perjalanan Inheritors menuju full-length album pertama, mengikuti “From The Grave”, “Pestilence”, dan “Cheating Death”. Bagi Inheritors, rangkaian rilisan ini merepresentasikan proses berkembangnya karakter musik Inheritors, dari sekadar energi dan agresivitas menuju identitas serta cerita yang semakin kuat.


Credit
Lyrics by Noviar Rahmat
Composed by Inheritors
Produced by Inheritors
Mixing & Mastering at Griffin Studio
Vocal Recorded at Griffin Studio
Instrument Recorded at SuaraWibu Studio
Artwork by ilusimatiwork
Published by Spires Records

Inheritors are:
Dion (Lead Vocals)
Patrick (Lead Guitars)
Galih (Rhythm Guitars)
Obed (Bass Guitars, Backing Vocals)
Rufa (Drums, Percussion)

Contact:
E-mail: inheritors666@gmail.com
Manager: +62 899-0330-665 (Dion)
Instagram: inheritors666
Facebook: inheritors666
Youtube: inheritors666
Spotify: Inheritors



Posting Komentar

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search